Pengertian Dan Jenis-Jenis Metode Penelitian Menurut Ahli

Pengertian Metode Penelitian
Penelitian merupakan suatu tindakan yang dilakukan dengan sistematis dan teliti dengan tujuan untuk mendapatkan pengetahuan baru atau mendapatkan susunan atau tafsiran baru dari pengetahuan yang telah ada, dimana sikap orangbertindak ini harus kritis dan prosedur yang digunakan harus lengkap (Moehar Daniel dalam Sugiyono 2002:5). Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Dari data yang di peroleh terdapat empat kata kunci yang harus diperhatikan, yaitu cara ilmiah, data, tujuan dan kegunaan. 

Cara ilmiah merupakan kegiatan penelitian yang didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, rasional, empiris dan sistematis. Data yang diperoleh melalui penelitian ini adalah data empiris (teramati) yangmempumyai kriteria dan validitas tertentu yang menunjukan derajad ketepatan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek dengan data yang dikumpulkan oleh peneliti. Data yang valid dapat dilakukan melalui pengujian reliabilitas dan obyektifitas. Reliabilitas yaitu berkenaan dengan derajad konsistensi atau keajegan data dalam interval waktu tertentu.

Setiap penelitian mempunyai tujuan dan kegunaan tertentu, dan tujuantersebut dapat dibagi menjadi tiga, yaitu : penemuan, berarti data yang diperoleh dari penelitian itu adalah yang betul-betul tahu dan sebelumnya belum pernah diketahui. Pembuktian, berarti data yang diperoleh itu digunakan untuk membuktikan adanya keragu-raguan terhadap informasi atau pengetahuan tertentu. Pengembangan, berarti memperdalam dan memperluas pengetahuan yang ada, melalui penelitian hasilnya dapat digunakan.

Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini adalah bersifat deskriptif yaitu penelitian yang berusaha untuk menuturkan pemecahan masalah yang ada sekarang berdasarkan data-data, menyajikan data, menganalisis dan menginterpresikan. Penelitian ini berupaya untuk memecahkan masalah atau menjawab permasalahan yang hendak dihadapi pada situasi sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak. Penelitian deskriptif bertujuan untuk memecahkan masalah secara sistematis dan faktual mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi (Sudjarwo, 2009:86).

Deskriptif merupakan penelitian yang berfungsi untuk memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti melalui sampel dan populasi yang ada dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum (Sugiyono, 2004:2).

Populasi Dan Sampel
1. Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek dan subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA N 1 Karangdowo yang diambil 20 % dari 288 siswa.

2. Sampel
Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang akan diteliti (Arikunto, 1988:117), jika subyeknya kurang dari 100 maka seluruh populasisebaiknya diteliti, sehingga penelitian tersebut merupakan penelitian populasi.Jika subyeknya besar dapat diambil sampel antar 10-15 % atau 20-25 % atau lebih dari populasi. Besarnya sampel yang diambil tergantung dari kemampuan peneliti, luas wilayah pengamatan, dan besar kecilnya resiko yang ditanggung peneliti (Arikunto, 1988:120).

Pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling yaitu pengambilan sampel dengan tidak memilih subyek yang akan dipilih, artinyasetiap subjek dalam populasi memiliki peluang sama besar untuk terpilih menjadi sampel untuk mewakili wilayah tersebut (Sudjarwo, 2009:95).

sejumlah 20 % dari kelas X yang berjumlah 8 kelas yang mempunyai siswa berjumlah 288 siswa, dengan perincian setiap kelas terdiri 38 siswa. Peneliti mengambil sampel pada bidang ilmu sosial dan bahasa, karena pada bidang ilmu ini memerlukan banyak referensi untuk menunjang materi yang diberikanoleh guru. Dari jumlah siswa sebanyak 288 orang, maka sampel peneliti ini sebanyak 58 siswa.

Sumber Data
Pengolahan data menurut jenisnya dapat dibagi menjadi dua yaitu dataprimer dan data sekunder untuk memperoleh data yang akan diperlukan, relevan,terarah dan bertujuan sesuai dengan masalah yang dihadapi. maka data-data dikelompokkan berdasarkan jenisnya, yaitu :
1. Data primer
Merupakan data yang diperoleh secara langsung dari sumbernya atau dari objek penelitian. Data primer ini dapat diperoleh secara langsung dari Siswa kelas X SMA N 1 Karangdowo melalui teknik wawancara dan kuesioner.

2. Data sekunder
Merupakan data yang diperoleh secara tidak langsung dalam penelitian atau dari pihak lain yang terkait dengan objek yang diteliti. Data ini bisa diperoleh dari studi pustaka yang berupa buku, referensi, dokumen dan sebagainya atau dari hasil pengamatan penelitian yang berfungsi untuk melengkapi data primer.

Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah :
1. Metode kepustakaan
Merupakan teknik yang dipakai untuk memperoleh teori yang mendukung penelitian dengan membaca berbagai buku referensi jurnal, dokumen dan bacaan yang kiranya yang berkaitan dengan masalah yang diteliti (Sudjarwo, 2009:160). Metode kepustakaan ini dari perpustakaan SMA N 1 Karangdowo.

2. Observasi
Observasi merupakan metode atau cara-cara menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis menganai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung (Ngalim purwanto dalam Sudjarwo, 2009:161). Atas dasar pengertian diatas dapat dipahami bahwa observasi merupakan salah satu metode pengumpulan data di mana peneliti melihat, mengamati secara visual sehingga validitas data sangat tergantung pada kemampuan observer (Sudjarwo, 2009:161). Observasi tersebut, peneliti lakukan dengan cara melihat secara langsung kegiatan di perpustakaan SMA N 1 Karangdowo dan pengamatan secara langsung kepada siswa yang datang ke perpustakaan.

3. Kuesioner ( Angket )
Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang efisien untuk memperoleh informasi dari responden yang diharapkan oleh peneliti (Arikunto, 1988:140). Angket tersebut diberikan kepada siswa kelas X secara acak yang dijadikan sampel untuk memberikan penilaian pengaruh pemanfaatanperpustakaan terhadap prestasi belajar siswa.

Wawancara mendalam (In dept Interview)
Wawancara merupakan dialog atau tanya jawab antara pewawancara dengan responden dengan tujuan memperoleh jawaban-jawaban yang dikehendaki (Sudjarwo, 2009:165). Wawancara dilakukan kepada siswa untuk mendukung jawaban dari hasil kuesioner, wawancara ini berisi tentang pemanfaatan perpustakaan oleh siswa. Wawancara juga dilakukan kepada guru, untuk mengetahui motivasi guru kepada siswanya.

Variabel Penelitian
1. Variabel Bebas (Independent)
Variabel ini sering disebut sebagai variabel stimulus, predicator, antecedent. Dalam bahasa Indonesia disebut sebagai variabel bebas. Variabel bebas merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang terjadi sebab perubahan atau yang menjadi sebab perubahannya timbulnya variabel terikat (Suyono, 2008:30)

Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pemanfaatan perpustakaan oleh siswa. Indikator dalam variabel ini adalah koleksi bahan pustaka yangdijadikan siswa sebagai sumber referensi belajar-mengajar di sekolah, bukupenunjang, suasana perpustakaan, sikap petugas perpustakaan dan alat penelusuran yang digunakan di perpustakaan.

2. Variabel Terikat (Dependent)
Variabel ini sering disebut sebagai variabel output, kriteria, konsekuen, dalam bahasa indonesianya disebut sebagai variabel terikat. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah prestasi belajar siswa yang ditunjukan dalam nilai raport mereka. Prestasi belajar ini dilihat dari nilai mata pelajaran tertentu. prestasi belajar yang digunakan pada kajian penelitian ini diambil dari mata pelajaran yang difokuskan pada bidang ilmu sosial dan bahasa, sedangkan indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah keaktifan siswa di kelas, nilai raport, absensi siswa di kelas dan siswa yang rajin membaca.

Teknik Pengumpulan Data
Setelah yang diperlukan terkumpul, maka selanjutnya akan dilakukan pengolahan data yang menggunakan ketentuan seperti berikut:
1. Editing
Meneliti kembali data yang diperoleh dari lapangan maupun dari daftar pertanyaan mengenai jawaban yang kurang jelas dan relevan. Data yang telah terkumpul dari responden diberi kode, dikelompokan dan dimasukan dalam tabel data mentah. Hal ini untuk mengetahui responden yang tidak menjawab pertanyaan (Sudjarwo, 2009:329).

2. Koding
Mengklasifikasikan jawaban responden dengan memberikan kode atau simbol tetentu sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Tujuannya adalah untuk mengklasifikasikan jawaban-jawaban ke dalam kategori kategori yang penting dan skor untuk setiap butir pertanyaan dari setiap variabel dan untuk mempermudah dalam analisis data (Sudjarwo, 2009:331).

3. Pemberian Skor/nilai
Adapun dalam penelitian ini jawaban yang diharapkan responden secara keseluruhan nantinya diberi skor atau nilai pada masing-masing kategori. Dengan demikian penentuan skor mempunyai tujuan untuk mengukur konsep yang telah dirumuskan dengan menggunakan seperangkat indikator yang telah dioperasikan dan diwujudkan dalam bentuk pertanyaan. Pemberian skor dengan menggunakan skala likert yang merupakan salah satu cara untuk menentukan skor kriteria penilaian yang digolongkan dalam empat tingkatan, dengan penilaian sebagai berikut:
  • Untuk jawaban a, diberi nilai 4
  • Untuk Jawaban b, diberi nilai 3
  • Untuk jawaban c, diberi nilai 2
  • Untuk jawaban d, diberi nilai 1
4. Tabulasi
Proses untuk menghitung jawaban yang telah dikelompokkandalam masing-masing kategori lalu dihitung frekuensinya dengan cara menjumlah beberapa banyak gejala yang masuk dalam kategori kemudian disajikan dalam bentuk tabel atau tabel daftar responden, data telah selesai diproses sehinnga dianggap benar. Data disusun bersama-sama dalam bentuk tabel, sehingga tinggal menjumlah bersama-sama (Sudjarwo, 2009:332).

Pengolahan dan Analisis Data
1. Analisis Deskriptif
Koefisien korelasi adalah suatu alat statistik, yang dapat digunakan untuk membandingkan hasil pengukuran dua variabel yang berbeda agar dapat menentukan tingkat hubungan antara variabel-variabel ini. (Arikunto, 1988:251). Dua variabel dikatakan korelasi apabila perubahan variabel akan diikuti perubahan variabel lain sehingga menunjukan hubungan yang signifikan. Untuk menentukan ada tidaknya hubungan dan apabila ada, berapa eratnya hubungan serta berarti atau tidaknya hubungan. Metode ini digunakan untuk mengetahui siswa yang memanfaatkan perpustakaan.

Dengan menggunakan metode ini, peneliti membuat tabel kriteria rentang skor dengan cara sebagai berikut.
  • Penentuan skor tertinggi dengan cara Skor tertinggi x item (4 x 20 = 80)
  • Penentuan skor terendah dengan cara Skor terendah x item (1 x 20 = 20)
  • Penentuan skor tinggi dengan cara Skor tertinggi – skor terendah (80 – 20 = 60)
  • Menetapkan interval dengan cara (60 : 4 = 15)
  • Setelah diintervalkan maka dapat ditentukan batas unyuk tiap kriteria, yaitu:
Tabel Kriteria Pemanfaatan Perpustakaan
2. Analisis Statistik
Data yang diperoleh akan dianalisis secara statistik dengan uji korelasi berguna untuk memilih kandidat variabel bebas yang memang didukung oleh data, teknik pengolahan data dengan menggunakan perhitungan SPSS ( Stastitical Package For the Social Sciences ) dan analisis Product Moment, analisis korelasi berguna untuk menentukan besaran yang dipertanyakan bagaimana kuat hubungan suatu variabel dengan variabel lain. Jadi tidak mempersoalkan apakah satu variabel tertentu tergantung kepada variabel lain. Simbol dari besaran korelasi adalah r yang disebut koefisien korelasi sedangkan symbol parameternya adalah ρ ( rho ) untuk menentukan hubungan antara variabel, dengan menggunakan runus sebagai berikut (Arikunto, 2002 : 224 ) :

Hasil perhitungan nilai rxy dibandingkan dengan angka kritik tabel korelasi r , jika r hitung lebih besar daripada r tabel dan p < 0,05 maka item tersebut valid sedangkan jika r hitung lebih kecil daripada r tabel maka item tersebut tidak valid.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pengertian Dan Jenis-Jenis Metode Penelitian Menurut Ahli"

Posting Komentar